Langsung ke konten utama

CATATAN KAMPUNG SILAT BEKSI PETUKANGAN

CATATAN KAMPUNG SILAT BEKSI PETUKANGAN
 

 Pemerintah Kel. Petukangan Utara Kec. Pesanggrahan Kota Adm Jakarta Selatan pada Senin, 11 Februari 2019 bertatap muka langsung kepada penggerak Kampung Silat Beksi Petukangan di ruang kerjanya Kantor Kelurahan Petukangan Utara.

Turut hadir Fahrul Hertanto, ST (Lurah Petukangan Utara), Sismintarsih (Sekkel Petukangan Utara), Wati Karyawati (Kasi Kesmas Kel. Petukangan Utara), Kong Nafis (Sesepuh Silat Beksi Petukangan), Kong Dasir Arifin (Guru Besar Silat Beksi Dasar Hadji Godjalih), Mulyadi (Pelatih Silat Beksi), Kong Nasir Mupid (Seniman Betawi), Abdul Aziz (Pemerhati Seni Tradisi Betawi), Jajang Suryana (Kampung Ondel-Ondel Pesanggrahan), Agus Riyanto (SSB TB FIS), Rido (Mahasiswa UIN Jakarta, Jurusan Humaniora & Adab).

Fahrul Hertanto, ST, Lurah Petukangan Utara turut mendukung pergerakan untuk mewujudkan kampung beksi di petukangan.

Pemerintah Kel. Petukangan Utara mensupport beberapa kegiatan Kampung Silat Beksi Petukangan dalam waktu dekat ini sesuai yang telah disampaikan, yaitu : Sosialisasi dari KPU, Damai Indonesiaku, dan Festival Silat.

Artinya adalah beliau telah memberikan lampu hijau terhadap gerakan pelestarian khazanah budaya lokal.

Bahkan siap memfasilitasi semua kegiatan dan turut mengarahkan agar tertib administrasi birokrasi dari RT, RW, Kel dan Kec (terkait perizinan/pemberitahuan).

Beliau akan rekomended kepada camat, terkait rencana pergerakan tersebut serta menyarankan item konsep Kampung Silat Beksi harus dipersiapkan matang agar bisa continue.

Dan terakhir, beliau berharap bahwa adanya Kampung Silat Beksi Petukangan dapat memberi inspirasi dan mewadahi kreativitas pelaku seni di Petukangan serta bisa menjadi pemersatu. (jang/ziz)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peta Petukangan

Peta Petukangan berada di bawah administrasi distrik Kebayoran tahun 1940. Beberapa tanda situs makam dan masjid dapat diidentifikasikan lokasinya. (Reyhan Biadilla, 280119)

Silsilah dan Jalur Sanad Pengajaran 4 Murid Utama Silat Beksi

Silsilah dan Jalur Sanad Pengajaran 4 Murid Utama Silat Beksi H. Hasbullah H. Hasbullah dilahirkan di Petukangan pada tahun 1863. Ayahnya bernama H Misin, yang masih merupakan keponakan dengan H. Gatong, sehingga silsilah H. Hasbullah dengan H. Godjali adalah keponakan dengan paman. Pada saat itu jika umur antara paman dengan keponakan tidak jauh berbeda, maka biasanya sang paman dipanggil dengan sebutan abang , bukan ncang . Proses belajarnya H. Hasbullah dalam silat Beksi kepada H. Godjali tergolong unik, sebab H. Godjali yang saat itu telah menguasai jurus dasar silat Beksi, hanya mengajaknya bersama teman sepermainannya, untuk belajar silat Beksi. Saat itu belum ada syarat apapun dari guru kepada muridnya, tetapi dapat berakar kuat jalinan batinnya. H. Hasbullah sendiri telah mempunyai ilmu silat kotek sebelum belajar silat Beksi dari H. Godjali.   Sketsa wajah H. Hasbullah (Sketsa diberikan atas kebaikan hati Iwan Ridwan) Kecerd...

Kong Simin

Simin Murid H. Godjali lainnya dalam silsilah ilmu silat Beksi, adalah  engkong Simin  (selanjutnya  hanya  disebut  namanya  saja  untuk  mempersingkat  tulisan). Dilahirkan pada tahun 1881 dan wafat pada tanggal 22 Oktober 1992. Simin sendiri adalah  kakak  dari  M.  Nur,  jawara  lain  dalam  silsilah  ilmu  silat  Beksi  di Petukangan. Ayah Simin bernama Syua’ib,  atau warga lama Petukangan menyebutnya dengan sebuat  Aip. Dia adalah pedagang ikan di pasar Kebayoran dan seputaran Petukangan. Suatu ketika saat bertransaksi jual-beli ikan di Pasar Ikan (vish markt), Batavia Lama, Syu’aib dipukuli oleh para centeng  Pasar Ikan karena suatu masalah. Simin yang waktu itu masih kecil dan mendampingi ayahnya bertransaksi jual-beli ikan, hanya dapat  melihat dan menangis karena tidak dapat menolong ayahnya. Bermula  dari  peristiwa  tersebut,...